TUGAS 3
MAKALAH PENGANTAR BISNIS
PENGANTAR BISNIS
"PERUSAHAAN DENGAN PERUSAHAAN START UP"
NAMA :
AJENG AYU PRAMESWARI
NPM :
20217383
Kelas :
1EB04
DOSEN PEMBIMBING :
FITRIA,SE
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2017
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang
Maha Kuasa atas segala rahmat yang diberikannya sehingga tugas makalah yang
berjudul
" PERUSAHAAN DENGAN PERUSAHAAN START UP "
Makalah ini
dibuat sebagai kewajiban untuk memenuhi tugas. Dalam kesempatan ini penulis
mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang banyak menyumbangkan ide
dan pikiran agar dapat menyelesaikan makalah ini. makalah ini di susun
berdasarkan materi-materi yang ada. materi ini bertujuan agar untuk menambah
wawasan pembaca dalam berbisnis.
Dan harapan
penulis semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para
pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah
agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman penulis, penulis yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman penulis, penulis yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Depok,18
November 2017
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR…………………………………………………………………..i
DAFTAR ISI .………………………………………………………………..…….........ii
BAB I. PENDAHULUAN ……………………………………………………………...1
1.1
Latar Belakang…………………………………………………………................1
1.2
Rumusan Masalah …………………………………………………………..........2
1.3
Tujuan Penulisan …………………………………………………………...........2
1.4
Manfaat Penulisan ……….……………………………………………….............2
1.5
Metodologi Penulisan …………………………………………………………….3
BAB II. ISI …………………………………………………………………………........3
2.1.
Pengertian Perusahaan…………………………………………………...............4
2.2.
Tempat kedudukan dan letak
perusahaan……….…………………….................4
2.3. Jenis-jenis perusahaan dan lembaga sosial…………………………....................5
2.4.
Definisi perusahaan start up…………..………………………………………….5
2.5. Analisa atau sudut pandang tentang
perusahaan star up………..……..................6
BAB
III. PENUTUP ……………………………………………………………………. 7
3.1.
Kesimpulan………………………………………………………………..............8
3.2. Saran……………………………………………………………………................9
DAFTAR
PUSTAKA …………………………………………………………………...10
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.LATAR BELAKANG
Perkembangan zaman dan teknologi dari
hari ke hari dan masa ke masa, yang tidak dapat dipungkiri, turut mendorong
pertumbuhan perekonomian, yang ditandai dengan meningkatnya kegiatan bisnis.
Kegiatan bisnis dewasa kinipun tidak hanya sebatas pada kegiatan perdagangan
barang atau penjualan jasa di dunia nyata yang nampak secara fisik semata,
kegiatan bisnis sekarang mulai banyak dilakukan melalui media online. Dengan
berkembangnya bisnis melalui media online didukung oleh penetrasi internet yang
sangat cepat banyak perusahaan-perusahaan baru dengan platform website bermunculan,
perusahaan-perusahaan tersebut disebut start-up. Start-up) Perkembangan perusahaan start-up juga terjadi
di Indonesia, beberapa perusahaan start-up yang terkenal di Indonesia adalah
Tokobagus.com, Disdus.com, Berniaga.com, Kaskus.us, dan Detik.com. maka dari
itu penulis ingin menjelaskan apa yang di maksud dari perusahaan dan perusahaan
start up. Dan penulis ingin menjelaskan perusahaan start up yang popular di Indonesia.
1.2.
RUMUSAN MASALAH
1 Pengertian Perusahaan?
2.
Tempat
kedudukan dan letak perusahaan?
3.
Jenis-jenis perusahaan dan lembaga social?
4.
Definisi
perusahaan star up?
5.
Analisa
atau sudut pandang tentang perusahaan star up?
5.1.
TUJUAN PENULISAN
1.
Untuk
memenuhi tugas untuk pelajaran pengantar bisnis
2.
Untuk menjelaskan apa itu perusahaan dan
perusahaan star up
5.2.
MANFAAT PENULISAN
1.
Agar pembaca bisa
menambah wawasan tentang perusahaan
2.
Agar pembaca bisa
menambah pengetahuan tentang perusahaan star up
5.3.
METODOLOGI PENULISAN
Penulis mencari materi melalui situs
internet dan buku.
BAB
II
ISI
2.1. PENGERTIAN PERUSAHAAN
Perusahaan
pada dasarnya berasal dari kata “usaha” yang artinya memperjuangkan apa yang
diinginkan. Jika diartikan dari dasar katanya, Perusahaan adalah organisasi yang didirikan oleh seseorang
atau sekelompok orang atau badan lain yang kegiatannya melakukan produksi dan
distribusi guna memenuhi kebutuhan ekonomis manusia. Kegiatan produksi dan
distribusi dilakukan dengan menggabungkan berbagai faktor produksi, yaitu
manusia, alam dan modal. Kegiatan produksi dan distribusi umumnya dilakukan
untuk memperoleh laba. Namun ada juga kegiatan produksi yang tujuannya bukan
untuk mencari laba. Seperti yayasan sosial, keagamaan, dll. Hasil suatu
produksi dapat berupa barang dan jasa..
2.2. TEMPAT KEDUDUKAN DAN LETAK PERUSAHAAN
Tempat kedudukan perusahaan adalah tempat
pusat perusahaan tersebut untuk mempermudah perusahaan baik kelancaraan
hubungan dengan lembaga lain seperti lembaga keuangan, pelanggan dan
sebagainya. Sedangkan , letak perusahaan ialah tempat perusahaan
melakukan kegiatan fisik atau pabrik. Letak perusahaan dipengaruhi oleh faktor
penting terutama efisiensi biaya dan waktu seperti pengangkutan bahan baku dan
lain-lain.
Letak perusahaan dibagi menjadi empat , yaitu
:
1. Letak perusahaan dekat dengan bahan
baku , karena untuk mempermudah efisiensi waktu dan untuk menghindari kerusakan
bahan baku serta bahan baku tidak mudah busuk.
Contoh : Pabrik pengalengan ikan biasanya
terletak di tepi laut atau dekat dengan laut karena untuk menghindari kerusakan
bahan baku dan tidak busuk.
2. Letak perusahaan terikat dengan sejarah ,
yaitu perusahaan yang berdiri berdasarkan asal usul barang tersebut.
Contoh : Perusahaan batik di Jogja ,
Pekalongan , Cirebon yang mempunyai ciri khas sejak adanya batik tersebut di
daerah itu.
3.
3. Letak perusahaan yang ditentukan Pemerintah , perusahaan ini
biasanya mencemarkan lingkungan atau memiliki alasan lain seperti faktor
keamanan, politik , kesehatan dan lain-lain.
Contoh : Perusahaan pertamina biasanya
diletakkan daerah khusus Industri karena dapat menimbulkan bahaya pencemaran
untuk manusia.
4. 4. Letak
perusahaan berdasarkan faktor-faktor ekonomi , perusahaan macam ini biasanya
letaknya ditentukan oleh faktor ekonomi.
Contoh : Pabrik Teh yang biasanya berdiri di
dekat kebun teh , hal ini karena untuk menghemat biaya angkut.
2.3 .
JENIS-JENIS PERUSAHAAN DAN LEMBAGA SOSIAL
Lembaga
sosial dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis dan mempunyai peran dan
fungsinya masing-masing dalam setiap kehidupan masyarakat diantaranya adalah:
- Lembaga Edukasi / Pendidikan
Lembaga
edukasi / pendidikan merupakan lembaga yang berperan dalam rangka memberikan
pengetahuan dan pengalaman kepada individu (peserta didik) untuk meningkatkan
kualitas SDM dan merubah perilaku seseorang kearah yang lebih baik. Fungsi
dari lembaga pendidikan diantaranya sebagai sarana pelestarian
dan pengembangan kebudayaan masyarakat, sebagai sarana pengembangan
bakat dan lainnya.
Contoh
lembaga pendidikan (perguruan tinggi)
- Lembaga Ekonomi
Lembaga
Ekonomi adalah lembaga sosial yang berperan membangun perekonomian masyarakat.
Fungsi lembaga ekonomi diantaranya untuk menjaga kebutuhan masyarakat dapat
terpenuhi dan berkecukupan dan berkelanjutan.
Contoh
lembaga ekonomi(Koperasi)
- Lembaga Keuangan
Lembaga
keuangan adalah lembaga yang berperan dalam mendapatkan modal bagi masyarakat
untuk menjalankan kegiatan ekonomi, usaha dan sebagainya serta sebagai pedoman
dalam kegiatan perputaran ekonomi masyarakat.
Contoh
lembaga sosial keuangan (bank)
- Lembaga Kebudayaan
Lembaga
budaya merupakan lembaga sosial yang memiliki fungsi mengembangkan seni,
keyakinan dan kebudayaan (adat istiadat) yang dimiliki oleh kelompok masyarakat
yang berasal dari hasil cipta, karya dan karsa masyarakat itu sendiri.
- Lembaga Keagamaan
Lembaga
keagamaan adalah lembaga yang perannya mengatur kehidupan manusia dalam bidang
agama, baik yang beragama islam, kristen, hindu dan budha serta agama lainnya.
Bahkan lembaga keagamaan dapat berfungsi sebagai sarana dalam peningkatan
solidaritas kelompok, keramahan dalam bergaul, tata perilaku dalam kehidupan
sosial dan masih banyak fungsi lainnya.
Contoh
lembaga sosial keagamaan (pondok pesantren)
- Lembaga Politik
Lembaga
politik dapat dikatakan sebagai lembaga yang memiliki peran penting guna
keberlangsungan proses pengambilan kebijakan sebagai wakil dari masyarakat.
Lembaga politik juga berfungsi diantaranya seperti mengatur proses kegiatan
politik, melakukan pendidikan politik, mewujudkan ketertiban di dalam ataupun
diluar negeri dan mengupayakan kesejahteraan masyarakat secara umum.
Contoh
lembaga sosial politik (partai)
- Lembaga Keluarga
Lembaga
keluarga adalah lembaga yang terkecil yang ada dalam kelompok masyarakat.
Lembaga ini terbentuk melalui perkawinan dan hubungan darah. Seperti yang kita
ketahui bersama, lembaga keluarga memiliki fungsi yang lengkap seperti fungsi
ekomi, fungsi produksi, fungsi proteksi, fungsi pengawasan sosial, fungsi
proteksi dan fungsi pemberian status. Berbagai fungsi keluarga tersebut membantu
seseorang di dalam kehidupan masyarakat.
Jenis-Jenis
Perusahaan
1.
Perusahaan Ekstraktif
Perusahaan Ekstraktif adalah perusahaan yang bidang usahanya memungut benda-benda yang tersedia di alam secara langsung. Perusahaan yang termasuk kelompok perusahaan ekstratif antara lain pertambangan penangkapan ikan, penebangan kayu, pemungutan rumput laut, dan pembuatan garam. Perusahaan pertambangan ialah perusahaan yang usaha menghali dan mengolah barang-barang tambang, misalnya pertambangan minyak bumi, besi batu bara, timah, dan nikel
2. Perusahaan Agraris
Perusahaan Ekstraktif adalah perusahaan yang bidang usahanya memungut benda-benda yang tersedia di alam secara langsung. Perusahaan yang termasuk kelompok perusahaan ekstratif antara lain pertambangan penangkapan ikan, penebangan kayu, pemungutan rumput laut, dan pembuatan garam. Perusahaan pertambangan ialah perusahaan yang usaha menghali dan mengolah barang-barang tambang, misalnya pertambangan minyak bumi, besi batu bara, timah, dan nikel
2. Perusahaan Agraris
Perusahaan
Agraris adalah perusahaan yang usahanya mengolah dan memanfaatkan tanah agar
menjadi lahan yang berdayaguna dan berhasil guna untuk memenuhi kebutuhan.
Perusahaan agraris meliputi pertanian, perkebunan, perikanan (pemerihara ikan),
dan peternakan. Perusahaan pertanian ialah perusahaan yang usahanya mengolah
tanah menjadi lahan pertanian, kemudian ditanami tumbuh-tumbuhan agar
menghasilkan bahan untuk memenuhi kebutuhan. Contohnya, pertanian
padi, kacang tanah, hortikultura, perkebunan karet, kopi, teh, dan kina.
3. Perusahaan Industri
Perusahaan Industri adalah perusahaan yang usahanya mengolah bahan mentah menjadi barang jadi atau barang setengah jadi (bahan baku), atau mengolah bahan baku menjadi barang jadi.
Contoh :
a. Perusahaan kerajinan rotan mengolah bahan mentah (rotan) menjadi barang jadi (misalnya kursi rotan dan anyaman rotan)
b. Perusahaan tepung terigu mengolah bahan mentah (gandum) menjadi bahan baku (tepung terigu).
c. Perusahaan roti mengolah bahan baku (tepung terigu) menjadi barang jadi (roti).
d. Perusahaan mobil, pupuk, kimia, obat-obatan dan sepatu.
4. Perusahaan Perdagangan
Perusahaan perdagangan adalah perusahaan yang usahanya mengumpulkan dan menyalurkan barang-barang hasil produksi dari produsen (pembuat) kepada konsumen (pemakai). Contoh perusahaan perdagangan ialah usaha pertokoan serta perdagangan ekspor dan impor.
5. Perusahaan Jasa
Perusahaan Jasa adalah perusahaan yang usahanya menyelenggarakan jasa untuk para konsumen (pemakai) dengan memperoleh imbalan
Contoh :
a. Perusahaan pengangkutan bus
b. Jasa bank dan jasa pergudangan
c. Jasa seorang dokter, jasa seorang penjahit.
3. Perusahaan Industri
Perusahaan Industri adalah perusahaan yang usahanya mengolah bahan mentah menjadi barang jadi atau barang setengah jadi (bahan baku), atau mengolah bahan baku menjadi barang jadi.
Contoh :
a. Perusahaan kerajinan rotan mengolah bahan mentah (rotan) menjadi barang jadi (misalnya kursi rotan dan anyaman rotan)
b. Perusahaan tepung terigu mengolah bahan mentah (gandum) menjadi bahan baku (tepung terigu).
c. Perusahaan roti mengolah bahan baku (tepung terigu) menjadi barang jadi (roti).
d. Perusahaan mobil, pupuk, kimia, obat-obatan dan sepatu.
4. Perusahaan Perdagangan
Perusahaan perdagangan adalah perusahaan yang usahanya mengumpulkan dan menyalurkan barang-barang hasil produksi dari produsen (pembuat) kepada konsumen (pemakai). Contoh perusahaan perdagangan ialah usaha pertokoan serta perdagangan ekspor dan impor.
5. Perusahaan Jasa
Perusahaan Jasa adalah perusahaan yang usahanya menyelenggarakan jasa untuk para konsumen (pemakai) dengan memperoleh imbalan
Contoh :
a. Perusahaan pengangkutan bus
b. Jasa bank dan jasa pergudangan
c. Jasa seorang dokter, jasa seorang penjahit.
2.4 DEFNISI START UP
Start up adalah bisnis yang baru saja berkembang atau dalam masa rintisannya namun
tidak berlaku untuk semua bidang usaha biasanya perusahaan start up
ini lebih di kategorikan untuk bidang
perusahaan yang berkembang di bidang internet jenis bisnis
biasanya beragam misalnya berkembang aplikasi, sistim pembayaran, jasa,
perdagangan. seperti contoh :
1.
GOJEK
2.
TRAVELOKA
3.
TIKET.COM
4.
BUKALAPAK
2.5 ANALISA
START UP
Semakin berkembangnya
iptek di indonesia. Semakin perusahaan berlomba-lomba untuk membangun atau mendirikan
teknologi yang semakin canggih contoh seperti start up. Banyak dari warga atau
penduduk di Indonesia sering sekali mengunakan start up. Ini sangat mempermudah
dengan pemakaian start up. Yang dulu dengan membeli makanan harus jalan, sekarang
dengan kecanggihan start up semua sangat di permudah. Membeli tiket konser dari
luar negeri pun sangat bermanfaat dengan menggunbakan start up, dan pada saat
kita membeli tiket konser disana juga sudah di atur oleh pihak luar.
.
BAB III
PENUTUP
1.1.KESIMPULAN
Perkembangan zaman dan teknologi dari hari ke hari dan masa ke masa, yang tidak dapat dipungkiri, turut mendorong pertumbuhan perekonomian, yang ditandai dengan meningkatnya kegiatan bisnis. Semakin berkembangnya iptek di indonesia. Semakin perusahaan berlomba-lomba untuk membangun atau mendirikan teknologi yang semakin canggih contoh seperti start up. Banyak dari warga atau penduduk di Indonesia sering sekali mengunakan start up. Ini sangat mempermudah dengan pemakaian start up. Yang dulu dengan membeli makanan harus jalan, sekarang dengan kecanggihan start up semua sangat di permudah. Membeli tiket konser dari luar negeri pun sangat bermanfaat dengan menggunbakan start up, dan pada saat kita membeli tiket konser disana juga sudah di atur oleh pihak luar.
1.2.SARAN
1. Penulis
menyarankan agar pembaca dapat menggunakan teknologi informasi dengan sebaik-baik mungkin
Sekian makalah ini
mohon maaf bila ada kesalahan. manusia tidak luput dari kesalahan. semoga
makalah ini bermanfaat bagi kita semua. terimakasih
DAFTAR
PUSTAKA
ttps://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab1/2012-2-01147-MC%20Bab1001.pdf

Komentar
Posting Komentar